Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, niniak mamak, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
"Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga orang tua, niniak mamak, guru, dan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menjaga dan membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kepada para peserta khatam, Elzadaswarman berpesan agar terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.
"Jangan berhenti sampai di sini belajar Al-Qur'an, terus tingkatkan dan perkuat pemahaman agar menjadi pemimpin yang berhati mulia di masa yang akan datang," pesannya.
Sementara itu, Pengurus MDTA Masjid Nurul Iman, Delna Fitri, menyampaikan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur'an tahun ini diikuti sebanyak 21 peserta, terdiri dari tujuh peserta laki-laki dan 14 peserta perempuan. Selain itu, terdapat delapan peserta yang mengikuti Wisuda Iqra'.