Elzadaswarman juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena sejalan dengan program Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda.
Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga berdampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Melalui pendidikan agama yang kuat, akan lahir generasi yang menghormati orang tua, guru, dan sesama, serta mampu menghindari berbagai pengaruh negatif.
"Pemerintah kota memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini karena sejalan dengan program pembinaan generasi muda yang berkarakter," ujarnya.
Ia menilai perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pembinaan moral generasi muda. Karena itu, pendidikan agama harus terus diperkuat sebagai benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh yang dapat merusak karakter anak.
"Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak kita dengan pendidikan agama," katanya.
Elzadaswarman juga mengingatkan bahwa berbagai fenomena sosial yang terjadi belakangan ini menunjukkan pentingnya perhatian seluruh pihak terhadap pendidikan moral anak. Menurutnya, pembentukan karakter harus dimulai sejak dini melalui pendidikan berbasis agama.
"Makanya pendidikan moral pada anak harus dibentuk sejak dini, salah satunya melalui pendidikan berbasis agama," ucapnya.