Maka itu, dia menegaskan tidak ada alasan bagi umat Kristen untuk tersinggung. Dan dia juga menekankan bahwa konflik Ambon dan Poso adalah fakta sejarah yang tidak bisa dibantah, di mana kedua pihak membawa identitas agama ke dalam pusaran konflik.
“Faktanya juga, yang mendamaikan konflik itu ya pak JK. Logikanya, kalau beliau mau menyerang agama tertentu, tidak mungkin dia dipercaya kedua belah pihak dan akhirnya bisa mendamaikan konflik tersebut,” ujarnya.
Dia pun mengutip pernyataan JK yang menegaskan tidak ada ajaran agama, baik Islam maupun Kristen, yang membenarkan pembunuhan sebagai jalan menuju surga.
“Tunjukkan ke saya, agama Islam dan Kristen yang mengatakan membunuh orang tidak bersalah masuk surga? Di Islam tidak ada, di Kristen tidak ada,” kutipnya.
Atas dasar pernyataan tersebut justru menjadi inti pesan JK, bahwa tidak ada pembenaran religius atas kekerasan.
Terkait laporan polisi yang muncul, Jansen menilai hal itu tidak perlu dilanjutkan karena tidak ditemukan unsur niat jahat atau mens rea dalam pidato tersebut.
“Inti keseluruhan pidato pak JK bukan tentang menyerang ajaran agama, dalam hal ini Kristen. Tapi tentang konflik yang tidak boleh lagi terulang,”katanya.