Beranda Kesehatan Studi Global Ungkap Strategi Jitu Mengelola Emosi Negatif

Studi Global Ungkap Strategi Jitu Mengelola Emosi Negatif

Studi terhadap dua rumah sakit anak di Shanghai menemukan bahwa 95,89 persen anak-anak dan 97,75 persen orang tua mendukung intervensi seni di fasilitas kesehatan.

0
Ilustrasi

Temuan senada datang dari studi eksperimental di Chile yang dipublikasikan di PubMed pada Februari 2026. Felipe García dan tim menguji tiga intervensi singkat terapi perilaku kognitif positif (Positive cognitive-behavioral therapy),  mindfulness (kesadaran), dan terapi sistemik pada 147 individu yang baru mengalami peristiwa stres berat.

Hasilnya, ketiga program tersebut sama-sama efektif menurunkan distres emosional dan meningkatkan kesejahteraan dengan ukuran efek sedang hingga besar. Perbaikan bertahan hingga enam bulan pascaintervensi.

"Intervensi singkat terbukti tidak kalah ampuh dibanding terapi jangka panjang. Ini kabar baik bagi layanan kesehatan mental yang padat," ungkap laporan tersebut.

Sementara itu, penelitian inovatif dari Shanghai, Tiongkok, yang dimuat di jurnal Frontiers in Pediatrics, menunjukkan bahwa seni dapat menjadi obat penenak yang ampuh bagi anak-anak.

Studi terhadap dua rumah sakit anak di Shanghai menemukan bahwa 95,89 persen anak-anak dan 97,75 persen orang tua mendukung intervensi seni di fasilitas kesehatan.

Ruang infus dan pengambilan darah tercatat sebagai area dengan emosi negatif tertinggi, sementara ruang terbuka hijau justru paling menenangkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait