Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh, pemerintah menyalurkan 3.000 bibit pisang varietas barangan kepada 29 kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang tersebar di 23 kelurahan pada lima kecamatan. Bantuan tersebut terdiri atas 1.405 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Barat, 535 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Selatan, 345 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Timur, 425 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Utara, dan 290 batang untuk Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.
Selain bibit, pemerintah juga menyalurkan 30.000 kilogram pupuk kompos dengan alokasi 10 kilogram untuk setiap batang pisang guna mendukung pertumbuhan tanaman sejak awal penanaman.
Irwan menegaskan, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga akan melakukan pendampingan budidaya secara berkelanjutan agar tanaman tumbuh optimal dan memberikan hasil maksimal bagi petani.
"Kami akan terus melakukan pendampingan sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi petani," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, menjelaskan varietas pisang barangan dipilih karena memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan hama sehingga dinilai paling sesuai untuk dikembangkan secara luas di Kota Payakumbuh.