Beranda Kesehatan Jajanan Instan Dan Kekinian Picu Masalah Kesehatan pada Anak

Jajanan Instan Dan Kekinian Picu Masalah Kesehatan pada Anak

Pola makan tidak seimbang ini menyebabkan penyakit yang sebelumnya lebih banyak dijumpai pada orang dewasa, mulai muncul di kalangan usia sekolah.

0
Ilustrasi (Iggoy el Fitra/Antara)

CARAPANDANG - Konsumsi makanan instan dan jajanan kekinian yang tinggi gula serta garam, namun rendah nutrisi, dinilai berpotensi serius mengganggu kesehatan anak dan remaja.

Pola makan tidak seimbang ini menyebabkan penyakit yang sebelumnya lebih banyak dijumpai pada orang dewasa, mulai muncul di kalangan usia sekolah.

"Jajanan saat ini sangat beragam, minumannya banyak yang manis seperti boba, dan ada tren ayam celup. Kandungan gizinya tidak seimbang. Anak biasanya hanya makan nasi, ayam, dan saus, padahal seharusnya ada sayur dan buah juga," kata Maryunanto Jati Waluyo, A.Md.Gz, dari Bidang Publikasi, Usaha dan Pengabdian Masyarakat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), dalam dialog di studio RRI Surakarta kemarin.

Dia menambahkan, kebanyakan anak kini lebih menyukai makanan serba instan.

Saus dan kecap yang kerap dikonsumsi juga memiliki kadar natrium tinggi, sehingga kurang baik bagi kesehatan.

Maryunanto menjelaskan, pola makan seimbang dapat diterapkan dengan prinsip Makanan Bergizi Seimbang (MBG). Menu harian ideal terdiri dari nasi, lauk hewani atau nabati, serta sayur dan buah.

Pola ini tidak hanya baik bagi anak, tetapi juga perlu dibiasakan di lingkungan keluarga sejak dini.

Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah keterbatasan waktu orang tua akibat kesibukan bekerja.

Dampak dari pola makan yang kurang tepat telah terlihat nyata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait