Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana budaya minum kopi di Indonesia terus berkembang. Jika sebelumnya konsumen lebih akrab dengan kopi yang menonjolkan rasa pahit dengan body yang kuat, kini semakin banyak yang tertarik mengeksplorasi profil rasa yang lebih beragam. Pergeseran preferensi itu turut mendorong hadirnya pilihan-pilihan baru di pasar, termasuk melalui jaringan kopi internasional yang menawarkan karakter rasa berbeda.
Dari perkebunan kopi di Yunnan hingga secangkir kopi yang dinikmati di Jakarta, perjalanan kopi kini tidak lagi sekadar berbicara tentang asal biji kopi, tetapi juga bagaimana cita rasa berkembang mengikuti selera konsumen. Melalui ragam profil rasa, perpaduan biji kopi dari berbagai negara, serta inovasi menu, gerai kopi asal China turut memperkaya pilihan yang tersedia bagi konsumen sekaligus menjadi bagian dari perkembangan budaya minum kopi di Indonesia.
sumber: Xinhua News