Beranda Kolom Apakah Gempa-Gempa Dahsyat Belakangan Ini Indikasikan Peningkatan Aktivitas Seismik di Amerika Selatan?

Apakah Gempa-Gempa Dahsyat Belakangan Ini Indikasikan Peningkatan Aktivitas Seismik di Amerika Selatan?

Tim penyelamat bekerja di sebuah bangunan yang telah ambruk di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, pada 23 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Marcos Salgado)

0
Xinhua

   Para ahli mengatakan bahwa bagi negara-negara yang terletak di sepanjang batas lempeng tektonik aktif di Amerika Selatan, gempa bumi tidak dapat dicegah. Namun, skala bencana yang ditimbulkannya dapat dikurangi secara signifikan melalui bangunan yang lebih aman, sistem peringatan yang efektif, dan kesiapsiagaan masyarakat yang lebih baik.

   Wang mengatakan bahwa teknologi saat ini masih belum mampu memprediksi secara akurat kapan dan di mana gempa bumi besar berikutnya akan terjadi.

   "Pencegahan lebih efektif daripada prediksi," tutur Wang.

   Dia mengatakan bahwa memperkuat bangunan, memperluas penerapan teknologi isolasi seismik dan teknologi disipasi energi, menyempurnakan standar konstruksi, dan memastikan penegakan standar tersebut secara ketat dapat secara signifikan mengurangi jumlah korban dan kerugian ekonomi.

   Sistem peringatan dini gempa bumi dan kesiapsiagaan masyarakat yang lebih baik juga sangat penting, imbuhnya.

   De Santis mencontohkan Chile, salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, sebagai contoh bagaimana standar konstruksi yang ketat dapat mengurangi kerugian akibat gempa bumi dahsyat.

   Dia mengatakan bahwa pemerintah di zona-zona rawan gempa harus terus memperbarui standar bangunan, memperkuat pengawasan di seluruh proses perancangan, konstruksi, inspeksi, dan pemeliharaan, serta mengevaluasi dan memperkuat bangunan rentan yang sudah ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait