Beranda Kolom Apakah Gempa-Gempa Dahsyat Belakangan Ini Indikasikan Peningkatan Aktivitas Seismik di Amerika Selatan?

Apakah Gempa-Gempa Dahsyat Belakangan Ini Indikasikan Peningkatan Aktivitas Seismik di Amerika Selatan?

Tim penyelamat bekerja di sebuah bangunan yang telah ambruk di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, pada 23 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Marcos Salgado)

0
Xinhua

   De Santis juga menarik kesimpulan serupa, dengan mengatakan bahwa data saat ini belum memberikan dasar yang cukup untuk menilai aktivitas seismik di Amerika Selatan sebagai tidak wajar.

   Menurut geolog asal Venezuela tersebut, katalog gempa bumi global menunjukkan bahwa gempa bumi kuat bukanlah peristiwa langka dalam skala dunia, dengan sekitar 15 hingga 20 gempa bermagnitudo 7 hingga 8 biasa terjadi dalam setahun.

   Evaluasi yang lebih sistematis mengenai apakah tahun 2026 tergolong tahun tidak biasa akan memerlukan perbandingan antara catatan seismik global sepanjang tahun tersebut dengan data dari tahun-tahun sebelumnya, ujar De Santis.

   Wang mengatakan bahwa persepsi yang berkembang di kalangan masyarakat mengenai semakin seringnya gempa bumi terjadi sebagian berkaitan dengan peningkatan dalam pemantauan seismik dan layanan informasi.

   Masyarakat kini menerima data mengenai magnitudo gempa, lokasi gempa, dan gempa susulan hampir seketika, sementara jatuhnya banyak korban akibat gempa bumi yang baru-baru ini melanda Venezuela dan Kolombia semakin meningkatkan kepekaan publik terhadap peristiwa seismik.

   Serangkaian gempa bumi kuat yang terjadi berturut-turut tidak berarti bahwa negara-negara Amerika Selatan lainnya juga menghadapi kemungkinan lebih tinggi terjadinya gempa besar tahun ini, kata Wang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait