Beranda Umum Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

0
Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

   Salah satu hal yang membuat Warung Roekoen berbeda adalah bangunannya. Tempat yang kini menjadi ruang santap tersebut merupakan peninggalan dari keluarga istri Dade. Lebih tepatnya rumah itu dibangun oleh kakek sang istri dan telah berusia lebih dari 100 tahun. Latar belakang keluarga Tionghoa turut menjadi bagian dari sejarah bangunan dan benda-benda yang kini menghiasi ruangannya.

   Usia bangunan tersebut terasa dari karakter arsitekturnya. Tidak seluruh bagian dibuat untuk terlihat modern atau seragam. Sebaliknya, kesan lama justru dipertahankan, berpadu dengan berbagai ornamen bernuansa Tionghoa yang memperkuat karakter tempat tersebut. 

   "Bangunan ini peninggalan keluarga istri saya. Dibangun kakeknya istri. Umurnya sudah lebih dari seratus tahun. Jadi memang dari dulu sudah rumah seperti ini, bukan kita bikin baru supaya kelihatan tua," ungkap Dade. 

   Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan berbagai ornamen, koleksi barang antik dan dekorasi bergaya Tionghoa yang memiliki cerita tersendiri. Guci, keramik dan porselen, piring-piring, lukisan, lampion, hingga kuplet menghiasi sejumlah sudut ruangan.

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2026 ini memperlihatkan tempat makan yang dipenuhi berbagai koleksi barang antik dan dekorasi bergaya Tionghoa yang merupakan koleksi pribadi Dade, pemilik Warung Roekoen di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Xinhua/Poppy Amelia S.)

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait