Beranda Politik Teguh Santosa: Pernyataan Budi Arie Bentuk Hasutan Politik Berbahaya

Teguh Santosa: Pernyataan Budi Arie Bentuk Hasutan Politik Berbahaya

Presiden ke-7 RI Joko Widodo patut diduga berada di balik layar atau merestui narasi pergantian kepemimpinan di tengah jalan ini demi kepentingan politik keluarga.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Mantan Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK), Dr. Teguh Santosa menilai pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang menyinggung kesiapan pendukung Joko Widodo menghadapi skenario pergantian Presiden Prabowo Subianto sebelum 2029 merupakan bentuk hasutan politik membahayakan bagi tatanan stabilitas nasional.

Teguh menilai pernyataan Budi Arie yang berspekulasi tentang percepatan pergantian kepemimpinan di tengah jalannya pemerintahan merupakan tindakan tidak etis dan nirfaedah.

"Pernyataan tersebut jelas-jelas merupakan hasutan politik yang berpotensi membelah konsentrasi publik dan merusak tatanan stabilitas nasional yang sedang dibangun," katanya seperti dilansir RMOL pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurutnya skenario semacam itu justru menciptakan kegaduhan tidak perlu di tengah upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merealisasikan berbagai program strategis kerakyatan. Ia lantas mempertanyakan motif serta urgensi di balik wacana yang dinilai memicu ketegangan antar-faksi politik tersebut.

Dosen Hubungan Internasional ini turut menyoroti dugaan adanya agenda terselubung. Menurutnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo patut diduga berada di balik layar atau merestui narasi pergantian kepemimpinan di tengah jalan ini demi kepentingan politik keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait