Di tengah ketidakpastian ini, Trump mengakui bahwa konflik dapat menyebabkan harga energi tinggi untuk sementara waktu, tetapi ia optimistis harga akan turun drastis setelah konflik mereda.
Pertanyaannya kini, siapa yang akan berani menjadi yang pertama menguji jaminan keamanan dari pemerintah AS di tengah ancaman nyata serangan di salah satu jalur air paling berbahaya di dunia.