Beranda Internasional Shutdown Departemen Keamanan AS Masuki Hari ke-37, Bandara Lumpuh Imbas Ribuan Petugas Tak Digaji

Shutdown Departemen Keamanan AS Masuki Hari ke-37, Bandara Lumpuh Imbas Ribuan Petugas Tak Digaji

Kegagalan Senat AS mengesahkan anggaran DHS sejak pertengahan Februari 2026 memicu shutdown yang melumpuhkan operasional sejumlah lembaga krusial di bawah DHS.

0
Tangkapan layar antrean di bandara Amerika Serikat imbas

CARAPANDANG - Krisis pendanaan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) memasuki hari ke-37 pada Senin (23/3/2026), menyebabkan kekacauan parah di bandara-bandara seluruh negeri akibat ribuan petugas keamanan transportasi (TSA) yang tidak menerima gaji.

Kegagalan Senat AS mengesahkan anggaran DHS sejak pertengahan Februari 2026 memicu shutdown yang melumpuhkan operasional sejumlah lembaga krusial di bawah DHS, termasuk Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA), dan Dinas Rahasia AS (Secret Service).

Dampak paling signifikan dirasakan di sektor penerbangan. Lebih dari 50.000 petugas TSA yang bertugas di bandara terpaksa bekerja tanpa bayaran.

Akibatnya, tingkat ketidakhadiran petugas melonjak drastis, dengan lebih dari 400 petugas TSA dilaporkan mengundurkan diri sejak shutdown dimulai.

"Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan BERJAM-JAM, dan penerbangan yang terlewat," tulis pernyataan resmi DHS di media sosial X, Minggu (22/3/2026).

Antrean pemeriksaan keamanan di sejumlah bandara seperti LaGuardia di New York dilaporkan mengular hingga area parkir, sementara terminal di Bandara Internasional Philadelphia dan George Bush Intercontinental di Houston terpaksa menutup beberapa pos pemeriksaan.

Otoritas bandara di seluruh AS mengimbau penumpang untuk datang 2,5 hingga 3 jam sebelum jadwal penerbangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait