Beranda Sains & Teknologi Shell: Perkembangan AI Dorong Kenaikan Konsumsi Minyak 3-5 Juta Barel per Hari hingga 2030-an

Shell: Perkembangan AI Dorong Kenaikan Konsumsi Minyak 3-5 Juta Barel per Hari hingga 2030-an

Laporan yang dirilis pada Januari 2026 ini merupakan edisi ketiga dari skenario keamanan energi Shell dan untuk pertama kalinya secara eksplisit memasukkan dampak AI ke dalam proyeksi energi global.

0
ilustrasi

CARAPANDANG - Perusahaan energi asal Inggris, Shell plc, dalam laporan terbaru 2026 Energy Security Scenarios, memproyeksikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan mendorong peningkatan konsumsi minyak global sebesar 3 hingga 5 juta barel per hari hingga tahun 2030-an, sebelum mencapai puncaknya dan kemudian menurun secara bertahap.

Laporan yang dirilis pada Januari 2026 ini merupakan edisi ketiga dari skenario keamanan energi Shell dan untuk pertama kalinya secara eksplisit memasukkan dampak AI ke dalam proyeksi energi global.

Shell menyajikan tiga skenario utama yang menggambarkan kemungkinan lintasan sistem energi global hingga tahun 2100, yaitu Archipelagos, Surge, dan Horizon.

Skenario Surge menjadi yang paling relevan dengan perkembangan AI. Dalam skenario ini, adopsi AI memicu periode pertumbuhan ekonomi dan efisiensi sistem yang pesat. Perusahaan teknologi berubah menjadi aktor energi utama, dengan pusat data diperkirakan mengonsumsi sekitar 5.000 terawatt-jam listrik pada tahun 2050, atau setara dengan 8% dari total pasokan listrik global.

Shell memproyeksikan bahwa konsumsi minyak akan terus tumbuh hingga 3-5 juta barel per hari memasuki tahun 2030-an, didorong oleh peningkatan produktivitas ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat.

Sementara itu, permintaan gas alam diprediksi terus naik hingga tahun 2040-an, dan penggunaan petrokimia diperkirakan bertahan hingga abad ke-22.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait