Pada kesempatan tersebut, Rida juga memberikan apresiasi kepada sejumlah ASN yang telah lebih dulu menerapkan pola hidup hemat energi dan peduli lingkungan. Salah satunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Kurniawan Syah Putra, yang telah memulai kebiasaan bersepeda ke kantor.
Apresiasi serupa diberikan kepada Kepala Bagian Umum Setdako Payakumbuh, Ulfakhri, serta Refnisia, Analis Keuangan Pusat dan Daerah Madya pada Badan Keuangan Daerah, yang telah mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos.
“Ini contoh yang patut ditiru. Hal-hal sederhana seperti bersepeda ke kantor dan mengolah sampah dari rumah tangga memiliki dampak besar jika dilakukan bersama-sama,” katanya.
Lebih lanjut, Rida turut menyoroti persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh. Ia menyebutkan bahwa pemerintah kini tidak lagi mengizinkan penggunaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara konvensional.
“Saat ini kita hanya mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Karena itu, kami minta sebelum membuang sampah agar dipilah terlebih dahulu, sehingga yang dibuang benar-benar sampah yang tidak bisa diolah kembali,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk mulai dari hal sederhana di lingkungan rumah tangga, termasuk mengolah sampah organik menjadi kompos.