“Alhamdulillah, doa kita agar dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan telah dikabulkan Allah SWT. Maka sudah sepatutnya kita memaksimalkan kesempatan ini dengan memperbanyak amal dan memperbaiki diri,” tuturnya.
Wabup juga menyinggung keteladanan ulama terdahulu dalam memanfaatkan Ramadhan untuk memperbanyak tilawah Al-Qur’an dan ibadah lainnya. Pemerintah Kabupaten Solok, lanjutnya, telah mempersiapkan Program Pesantren Ramadhan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Bagian Kesra, dan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) guna membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Ia menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama yang harus ditegakkan secara disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penguatan pendidikan dan pembinaan keagamaan menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan Kabupaten Solok.
“Kami terus mengampanyekan pentingnya pendidikan. Mungkin hari ini kita harus berkorban lebih untuk pendidikan, namun itulah investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diakhiri dengan doa bersama serta silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Nagari Pianggu.