Beranda Internasional Rumah Sakit Kewalahan Tangani Korban Tewas dan Luka dalam Protes Besar

Rumah Sakit Kewalahan Tangani Korban Tewas dan Luka dalam Protes Besar

Protes yang bermula dua minggu lalu di ibu kota atas kesulitan ekonomi kini telah meluas ke lebih dari 100 kota di semua provinsi.

0
Tangkapan layar laporan BBC di Teheran

CARAPANDANG - Staf di tiga rumah sakit di Iran melaporkan fasilitas mereka kewalahan menangani pasien yang tewas atau terluka seiring terus berlanjutnya protes besar anti-pemerintah yang telah menyebar ke seluruh negeri. Seorang petugas medis di sebuah rumah sakit Teheran menggambarkan adanya tembakan langsung ke kepala dan jantung para anak muda.

Protes yang bermula dua minggu lalu di ibu kota atas kesulitan ekonomi kini telah meluas ke lebih dari 100 kota di semua provinsi.

BBC Persia telah mengonfirmasi identitas 26 korban tewas, termasuk enam anak-anak, sementara ratusan lainnya diperkirakan tewas, luka, atau ditahan.

Kondisi rumah sakit dilaporkan sangat kritis. Sebuah sumber rumah sakit di kota Rasht mengatakan 70 jenazah dibawa ke RS Poursina pada Jumat malam, sehingga kamar jenazah penuh dan mayat ditumpuk di ruang salat.

Keluarga korban dimintai uang tebusan untuk mengembalikan jenazah.

Di Teheran, seorang pekerja rumah sakit menggambarkan pemandangan sangat mengerikan dengan korban tewas mencapai sekitar 38 orang.

"Banyak yang meninggal segera setelah tiba di tempat tidur gawat darurat. Banyak dari mereka bahkan tidak sempat sampai ke rumah sakit," katanya seperti dikutip BBC.

Seorang dokter di RS mata Farabi, Teheran, mengatakan rumah sakit khusus mata itu masuk dalam mode krisis. Penerimaan pasien non-darurat dan operasi ditunda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait