Saksi mata di Teheran menggambarkan kepanikan warga yang berhamburan ke jalan dan bergegas menjemput anak-anak mereka dari sekolah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, membenarkan serangan tersebut dan menyatakan bahwa itu dilakukan untuk menyingkirkan ancaman.
Sebagai buntut dari serangan ini, Iran dilaporkan menutup wilayah udaranya dan memutus layanan telepon seluler di beberapa wilayah.
Sementara itu, sirine peringatan berbunyi di seluruh Israel sebagai antisipasi serangan balasan.
Serangan ini terjadi setelah berminggu-minggu meningkatnya ketegangan, di mana Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran jika tidak ada kesepakatan baru mengenai program nuklirnya.
Negosiasi putaran terakhir yang dimediasi di Swiss pada hari Kamis lalu dilaporkan berakhir tanpa hasil . Pentagon menamai operasi ini dengan sandi "Operation Epic Fury".