Beranda Internasional Perundingan Damai Gaza Mandek, Hamas Tolak Seruan Pelucutan Senjata

Perundingan Damai Gaza Mandek, Hamas Tolak Seruan Pelucutan Senjata

Rencana perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut menjadikan pelucutan senjata Hamas sebagai prasyarat utama.

0
Tentara Hamas (The Guardians)

CARAPANDANG - Upaya perdamaian dan rekonstruksi Gaza yang diprakarsai Amerika Serikat saat ini menemui jalan buntu akibat kebuntuan dalam isu pelucutan senjata kelompok Hamas. Para donor internasional dilaporkan masih menahan komitmen pendanaan mereka karena ketidakpastian keamanan, sementara Israel kembali mengultimatum Hamas untuk meletakkan senjata.

Rencana perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut menjadikan pelucutan senjata Hamas sebagai prasyarat utama. Rencana ini juga menyerukan penarikan pasukan Israel dari Gaza serta pembentukan "Dewan Perdamaian" (Board of Peace) yang diketuai AS untuk mengawasi rekonstruksi.

Namun, hingga saat ini AS belum mendapatkan komitmen pendanaan yang signifikan untuk membangun ulang Gaza yang diperkirakan membutuhkan biaya hingga $100 miliar.

Sumber-sumber yang mengetahui perencanaan Dewan Perdamaian menyatakan bahwa negara-negara donor enggan menyalurkan dana sebelum Hamas benar-benar melucuti senjatanya.

"Negara-negara ingin memastikan bahwa pendanaan akan digunakan untuk rekonstruksi di tempat-tempat yang sudah demiliterisasi, dan bukan untuk melempar uang ke zona perang lain," kata seorang sumber kepada Reuters, Februari lalu.

Seorang diplomat senior Eropa bahkan menegaskan bahwa belum ada satu pun negara Eropa atau Barat yang berkomitmen mendanai rekonstruksi Gaza, seraya menambahkan bahwa Eropa tidak mampu membiayainya sendiri dan membutuhkan investasi swasta dalam jumlah besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait