Sebelumnya dalam sambutannya Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian menegaskan penilaian terhadap kinerja Pemerintah Daerah ini ilmiah dan objektif. Selain menggunakan indikator terukur, data yang digunakan juga bersumber dari kementerian dan lembaga negara yang validitasnya jelas dan resmi.
"Ini bukan penilaian kaleng-kaleng tapi ilmiah, selain Kemendagri dan Tempo ini juga melibatkan Brin dan Ombudsman RI. Hasilnya pun tidak jauh berbeda dari pengamatan langsung saya di lapangan, memang mereka terbaik," tegas Mendagri, Tito Karnavian.
Direktur Data Science Tempo Media Group, Philipus Parera menerangkan total Pemerintah Daerah yang mendapatkan penghargaan berjumlah sebanyak 56 daerah.
Sementara, daerah yang masuk nominasi penerima penghargaan berjumlah 73 daerah. Dengan rincian 27 Pemerintahan Kota dan 28 Pemerintahan Kabupaten, serta 18 Pemerintahan Provinsi.
"Setelah perengkingan, ada 17 daerah yang gagal," ungkapnya.
Sedangkan untuk pengelompokan penilaian, sambung Philipus Parera, dibagi berdasarkan kondisi fiskal daerah, yakni kondisi fiskal tinggi, sedang dan rendah. Tujuannya, agar lebih adil dalam penilaian sebab kondisi fiskal masing-masing daerah berbeda-beda.