Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi, mencegah antrean yang tidak wajar, serta memastikan kuota BBM subsidi untuk Kota Payakumbuh tetap mencukupi hingga akhir tahun.
Sementara itu, Supervisor SPBU 14.262.573 yang menerima kunjungan tim Satgas memastikan bahwa pasokan BBM di lokasi tersebut dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.
"Stok BBM selalu tersedia. Jika terjadi antrean, umumnya karena peningkatan permintaan masyarakat pada waktu tertentu. Namun secara keseluruhan pasokan tetap lancar dan terkendali," ujarnya.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Kodim 0306/50 Kota, Polres Payakumbuh, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Pengadilan Negeri Payakumbuh, DPRD Kota Payakumbuh, serta sejumlah perangkat daerah seperti Bagian Perekonomian Setdako Payakumbuh, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perhubungan, DPMPTSP, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP dan Damkar, serta seluruh camat di Kota Payakumbuh.
Melalui pengawasan lintas sektor tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap distribusi BBM subsidi dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi di daerah.
"Melalui sinergi seluruh pihak, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang adil dan merata serta mendukung w Yasrizal. (MC)