Beranda Populer PBB: Timur Tengah Kian Memburuk dengan Kapasitas Layanan yang Tertekan Berat

PBB: Timur Tengah Kian Memburuk dengan Kapasitas Layanan yang Tertekan Berat

Warga Palestina berjalan di antara puing-puing di tengah badai debu yang melanda Gaza City selatan pada 14 Februari 2026. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, PBB -- Meskipun gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS)-Iran dan gencatan senjata sementara di Gaza telah tercapai, badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (10/4) mengatakan layanan-layanan esensial bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh Timur Tengah berada dalam tekanan yang sangat berat.

   Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyebutkan sistem kesehatan di Lebanon kini sudah sangat kelebihan beban. Seorang perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Lebanon memperingatkan bahwa beberapa rumah sakit mungkin akan kehabisan pasokan penanganan trauma dalam beberapa hari ke depan akibat lonjakan jumlah korban.

   OCHA menuturkan Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon melaporkan bahwa serangan pada Rabu (8/4) di seluruh negeri menewaskan lebih dari 300 orang dan melukai lebih dari 1.100 lainnya, menambah total korban jiwa sejak 2 Maret menjadi hampir 1.900 orang, dengan lebih dari 6.000 lainnya mengalami luka-luka.

   "Pasokan yang seharusnya cukup untuk sekitar tiga pekan habis hanya dalam satu hari, yaitu pada Rabu lalu," ungkap WHO, merujuk pada serangan masif Israel terhadap Lebanon. "Gangguan pada rantai pasokan dan lonjakan permintaan juga mengancam ketersediaan obat-obatan untuk penyakit kronis, seperti insulin," imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait