OCHA mengatakan bahwa akses terhadap air masih menjadi tantangan sehari-hari bagi keluarga-keluarga di Gaza. PBB bersama para mitranya terus melakukan upaya terbaik mendukung ratusan ribu anak beserta keluarga mereka dengan menyediakan akses terhadap layanan air, sanitasi, dan kebersihan yang esensial.
Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dalam konferensi pers rutin pada Rabu mengatakan bahwa di Khan Younis, Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mendukung pembangunan sebuah sumur air utama yang diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 7.000 orang. Di Gaza City, UNICEF turut serta dalam upaya pembersihan instalasi pengolahan air limbah Sheikh Ajleen, yang melayani sekitar 700.000 orang sebelum mengalami kerusakan akibat konflik.
Haq mengatakan bahwa Program Aplikasi Satelit Operasional PBB (UN Operational Satellite Applications Programme) bersama para mitranya pada awal pekan ini memperkirakan sekitar 430.000 anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah, atau sekitar 56 persen dari estimasi populasi pelajar, telah terdaftar di lebih dari 600 ruang belajar sementara di seantero Gaza.
Di sejumlah ruang belajar sementara tersebut, berbagai program tengah dijalankan untuk membantu anak-anak mengejar ketertinggalan menjelang tahun ajaran baru, meskipun hampir separuh anak usia sekolah masih belum memiliki akses yang memadai terhadap kesempatan belajar, ujarnya.
sumber: Xinhua News