Beranda Edukasi Negara Hadir Lindungi Murid Lewat Gerakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Negara Hadir Lindungi Murid Lewat Gerakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

program prioritas seperti Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

0
Wamen

Wamen Fajar menyatakan bahwa irisan tugas dan fungsi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), dan KemenPPPA ini memiliki satu muara utama, yaitu kepentingan terbaik bagi murid. Pernyataan ini mempertegas bahwa sinergi Kemendikdasmen, Kemenag, dan KemenPPPA merupakan langkah strategis negara untuk hadir secara utuh di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari isu perundungan hingga dinamika di ruang digital.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menekankan bahwa perlindungan murid juga diperkuat melalui pendekatan nilai melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai kasih sayang yang tertanam dalam kurikulum ini adalah perisai bagi murid agar terhindar dari perilaku kekerasan. Menag Narasuddin menekankan bahwa jika rasa cinta terhadap Tuhan, sesama, dan lingkungan sudah merasuk secara otomatis, maka anak akan memiliki empati tinggi yang mencegah mereka menyakiti orang lain.

”Kurikulum Cinta ini menyasar ukhuwah makhlukiyah, yaitu rasa persaudaraan sesama makhluk Tuhan. Jika rasa cinta sudah tertanam, maka murid akan saling melindungi dan menghargai lingkungan sekolahnya,” jelas Narasuddin Umar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait