Beranda Internasional Merz: AS Dipermalukan oleh Kepemimpinan Iran

Merz: AS Dipermalukan oleh Kepemimpinan Iran

Pernyataan keras ini disampaikan Merz dalam pidatonya di Bundestag, Selasa (28/4/2026), sebagai respons terhadap eskalasi ketegangan AS-Iran pasca penolakan Washington terhadap proposal perdamaian Teheran.

0
Calon Kanselir Jerman dari Uni CDU/CSU, Friedrich Merz (The Guardians)

Setelah invasi Rusia ke Ukraina, Jerman mulai meninggalkan pendekatan Wandel durch Handel (perubahan lewat perdagangan) yang selama ini diterapkan terhadap negara-negara otoriter, dan kini cenderung mengadopsi sikap yang lebih konfrontatif.

"Ini adalah bahasa baru dari politik Jerman. Merz tidak hanya mengkritik Iran, tetapi juga secara implisit mengkritik kelemahan AS di bawah Trump. Jerman ingin menunjukkan bahwa Eropa siap mengambil alih kepemimpinan Barat," kata Dr. Lina Schmitz, pakar Timur Tengah dari German Council on Foreign Relations (DGAP).

Hingga berita ini diturunkan, Iran belum memberikan respons resmi lebih lanjut terkait usulan sanksi Eropa dari Merz. Para menteri luar negeri negara-negara E3 (Prancis, Jerman, Inggris) dijadwalkan bertemu di Paris pada Kamis (29/4/2026) untuk membahas sikap bersama terhadap krisis Iran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait