Beranda Internasional Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran: "Tidak Ada Lagi Kesepakatan Lemah"

Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran: "Tidak Ada Lagi Kesepakatan Lemah"

Trump juga mengumumkan pemberlakuan kembali maximum pressure terhadap Iran, termasuk sanksi ekonomi baru yang menargetkan ekspor minyak mentah Iran.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menolak proposal perdamaian yang diajukan oleh Iran terkait program nuklir dan pengaruh regionalnya, Selasa (28/4/2026). Penolakan ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Putih, menandai eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran.

"Tidak akan ada lagi kesepakatan lemah seperti yang dilakukan pemerintahan sebelumnya. Iran terus mengembangkan kemampuan nuklirnya dan mendukung terorisme. Amerika Serikat tidak akan mentolerir itu," ujar Trump.

Trump juga mengumumkan pemberlakuan kembali maximum pressure terhadap Iran, termasuk sanksi ekonomi baru yang menargetkan ekspor minyak mentah Iran. "Kami akan menekan hingga mereka benar-benar mengubah perilakunya. Tidak ada jalan tengah," tegasnya.

Isi Proposal Iran

Berdasarkan dokumen yang bocor ke media internasional, proposal perdamaian Iran mencakup:

· Penghentian pengayaan uranium hingga kadar 60 persen

· Penandatanganan kembali tambahan protokol pengawasan IAEA

· Komitmen untuk tidak menyerang sekutu AS di Timur Tengah

Sebagai imbalannya, Iran meminta pencabutan semua sanksi ekonomi dan jaminan keamanan dari AS.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, menyebut penolakan Trump sebagai "tindakan tidak bertanggung jawab yang membahayakan stabilitas kawasan." Ia menambahkan bahwa Iran tetap terbuka untuk negosiasi, namun tidak akan bernegosiasi di bawah ancaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait