Araghchi menyoroti fokus Iran dalam pengembangan kerangka kerja "awal dan konsisten" untuk mendorong pembicaraan-pembicaraan di masa mendatang, imbuh IRNA.
Grossi menggambarkan hasil negosiasi pada Selasa (17/2) tersebut sebagai hal yang "positif", sembari menyuarakan kesiapan IAEA untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan kerangka kerja negosiasi itu dan mendukung prosesnya, urai kantor berita tersebut.
Sehari sebelum putaran kedua pembicaraan nuklir itu digelar, Araghchi dan Grossi bertemu di Jenewa untuk melakukan pembahasan teknis perihal isu nuklir Teheran.
Dalam pernyataannya usai pembicaraan dengan delegasi AS pada Selasa, Araghchi menuturkan putaran kedua pembicaraan itu digelar dalam suasana yang lebih "konstruktif" dibandingkan putaran sebelumnya yang diselenggarakan di Oman pada 6 Februari lalu.
"Berbagai gagasan telah diajukan dan dibahas secara serius, dan, pada akhirnya, kami berhasil mencapai kesepakatan umum mengenai serangkaian prinsip pedoman, yang menjadi dasar bagi kami untuk melangkah ke tahap berikutnya dan mulai menyusun teks perjanjian yang potensial," ujar Araghchi.
Proses diplomatik yang kembali dilanjutkan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS, dengan penguatan kehadiran militer AS di dekat Iran.
Beranda
Internasional
Menlu Iran dan Dirjen IAEA Lakukan Percakapan Lewat Telepon Terkait Negosiasi Iran-AS
Menlu Iran dan Dirjen IAEA Lakukan Percakapan Lewat Telepon Terkait Negosiasi Iran-AS
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Direktur IAEA Rafael Grossi melakukan percakapan telepon pada Rabu untuk membahas perkembangan terbaru dari negosiasi tidak langsung antara Iran-AS.