Beranda Internasional Menlu Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Menlu Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Sugiono menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras serangan yang menyasar para prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di bawah bendera PBB.

0
Menteri Luar Negeri Sugiono

CARAPANDANG - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera menggelar rapat darurat menyusul gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan.

Desakan tersebut disampaikan Sugiono dalam percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Senin (30/3/2026) malam.

"Dalam konteks ini, kami menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, serta investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan," tulis Sugiono melalui akun X resminya, Selasa (31/3/2026).

Tiga prajurit TNI gugur dalam dua insiden berbeda yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam terakhir di Lebanon selatan.

Insiden pertama terjadi pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 20.44 waktu setempat. Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat serangan artileri yang mengenai posisi Indobatt UNP 7-1 di Desa Achid Alqusayr, Lebanon selatan.

Tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka, dengan satu orang dalam kondisi koma.

Insiden kedua terjadi pada Senin (30/3/2026) ketika dua prajurit TNI gugur setelah kendaraan mereka mengalami ledakan di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan . Dua prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Sugiono menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras serangan yang menyasar para prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di bawah bendera PBB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait