CARAPANDANG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk mendukung transformasi budaya kerja dan gerakan hemat energi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan nasional.
Mengutip Antaranews, Ajakan ini disampaikan Abdul Mu'ti di Jakarta Pusat pada Sabtu (4/4/2026). Menurutnya, transformasi tersebut tidak hanya mendorong efisiensi dan adaptivitas birokrasi, tetapi juga memastikan layanan pendidikan tetap berjalan optimal dan bermutu bagi seluruh masyarakat.
"Kami percaya, dengan semangat gotong royong, ASN, satuan pendidikan, dan masyarakat bisa bergerak bersama. Inilah transformasi menuju masa depan, di mana kita tetap produktif, layanan tetap hadir, dan pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh semua," ujar Mu'ti seperti dikutip Antaranews, Sabtu (4/4/2026).
Dalam implementasinya, kebijakan tersebut bertumpu pada sejumlah arah strategis, meliputi penerapan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama satu hari kerja setiap minggu, yakni pada hari Jumat.
Selain itu, kebijakan ini juga mencakup efisiensi penggunaan kendaraan dinas, pengurangan perjalanan dinas, serta penguatan program hemat energi termasuk optimalisasi transportasi publik dan perluasan Car Free Day (CFD).
Mu'ti menegaskan bahwa penerapan WFH bukan berarti libur.