CARAPANDANG - Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan keselamatan peserta Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) yang mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) harus menjadi prioritas utama, menyusul meninggalnya tiga peserta program tersebut.
Menurut dia, latsarmil memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kedisiplinan peserta. Namun, pelaksanaannya harus didukung standar keselamatan yang ketat tanpa mengurangi tujuan utama program.
"Saya berpendapat program ini sebaiknya tetap dilanjutkan, tetapi dengan standar keselamatan yang lebih ketat, pengawasan yang lebih profesional, serta evaluasi berbasis bukti," kata Amelia di Jakarta, Kamis.
Amelia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta latsarmil dalam program SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Menurut dia, setiap kehilangan nyawa merupakan duka yang harus menjadi perhatian serius bagi seluruh penyelenggara.
Di sisi lain, Amelia menilai pelatihan bagi calon manajer program pembangunan tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan disiplin, kepemimpinan, integritas, daya tahan mental, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta kesiapan mengambil keputusan di bawah tekanan.
"Kompetensi tersebut sangat relevan bagi para manajer yang nantinya memimpin pelaksanaan program pembangunan di lapangan," ujarnya.
Karena itu, dia berharap peristiwa tersebut tidak terulang.