Bagi Megawati, semua hal tersebut seharusnya membuat kader PDIP tak boleh diam dan seharusnya justru semakin turun ke akar rumput untuk membantu rakyat.
Ia pun menginstruksikan kader untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting.
Megawati juga memberikan peringatan serius mengenai posisi PDIP yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. Ia mengingatkan kader agar tidak bermain-main dan jangan melanggar hukum.
Selain berbicara kondisi eksternal, Megawati juga bicara tentang tata kelola organisasi, Megawati membedah peran KSB secara spesifik. Ketua diinstruksikan untuk mampu mengguyubkan seluruh anggota hingga ke level bawah.
Sementara, sekretaris bertanggung jawab atas operasional partai. Khusus untuk bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi.
"Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai," jelasnya.
Di sisi lain, ia menekankan agar tata kelola keuangan partai harus benar. Ia mencontohkan dirinya sebagai ketua umum tak pernah menyentuh uang organisasi, karena itu merupakan tugas seorang bendahara.