CARAPANDANG - “Harapan kami, Konsolidasi Daerah ini menjadi wadah penguatan dan koordinasi agar kewenangan pusat dan daerah tidak saling tumpang tindih (overlap), melainkan saling menguatkan demi memastikan program prioritas benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, saat memberikan keterangan kepada media di sela kunjungan kerjanya di Sumatra Selatan, Rabu (25/2).
Pernyataan tersebut menjadi penegasan dalam pembukaan kegiatan Konsolidasi Daerah (Konsolda) Pelaksanaan Program Prioritas di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatra Selatan.
Selain sinkronisasi kewenangan, Wamen Atip menekankan bahwa seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) harus melakukan pengawalan ketat terhadap implementasi program prioritas. Hal ini krusial agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi para murid, demi terwujudnya visi Generasi Emas 2045.