Beranda Berita Jawab Polemik Film “Pesta Babi”, TNI AD: Kami Tidak Anti Kritik

Jawab Polemik Film “Pesta Babi”, TNI AD: Kami Tidak Anti Kritik

Pengabdian TNI di daerah terpencil nyata dirasakan. Hal ini pernah diungkapkan oleh kepala suku di Papua bernama Manu.

0
Istimewa

CARAPANDANG - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono tegas mengatakan bahwa TNI tidak anti terhadap kritik. Dalam kehidupan demokrasi, kebebasan berekspresi dijamin oleh undang-undang.

Namun, dia mengingatkan kebebasan berekspresi juga harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral agar tidak membangun stigma maupun distorsi terhadap institusi negara.

“Kami menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya dalam demokrasi. Tetapi setiap produk informasi juga memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian ataupun distorsi terhadap institusi negara,” kata Donny dalam acara coffee morning bersama media di Jakarta Pusat, Jumat, 29 Mei 2026.

Maka itu, dia meminta kepada publik agar ridak terjebak pada polemik film “Pesta Babi” maupun berbagai narasi negatif tentang TNI yang berkembang di media sosial. Dia mengajak masyarakat untuk melihat secara objektif pengabdian TNI di lapangan, khususnya di Papua dan daerah terpencil yang selama ini banyak dilakukan namun minim sorotan.

Pengabdian TNI di daerah terpencil nyata dirasakan. Hal ini pernah diungkapkan oleh kepala suku di Papua bernama Manu. Dalam podcast bersama kreator konten Bobon Santoso, Manu menyatakan bahwa TNI sudah membantu banyak masyarakat selama bertugas di wilayah tersebut.

“Logikanya, seorang kepala suku Muyu bernama Pak Manu pernah menyampaikan sendiri bahwa TNI betul-betul hadir untuk masyarakat selama bertugas di sana,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait