Negosiasi lanjutan antara kedua negara dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, mulai Jumat (10/4/2026) dengan mediasi pemerintah setempat. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa periode negosiasi dua minggu tersebut dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama para pihak.
Dalam proposal 10 poin yang diajukan Iran, disebutkan sejumlah tuntutan utama, antara lain jaminan AS untuk tidak melakukan agresi lebih lanjut terhadap Iran, pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder, pengakuan hak pengayaan uranium Iran, penarikan pasukan tempur AS dari kawasan, serta ganti rugi atas kerugian perang.
Selain itu, Iran meminta penghentian semua resolusi terhadap Iran di Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur IAEA.
Salah satu poin krusial yang dilaporkan adalah permintaan Iran untuk memungut biaya transit sekitar 2 juta dolar AS per kapal, yang akan dibagi dengan Oman. Dana tersebut akan digunakan Iran untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat serangan.
Kesepakatan gencatan senjata ini berdampak signifikan terhadap pasar global, dengan harga minyak dunia turun tajam lebih dari 17 persen seiring meredanya kekhawatiran atas gangguan pasokan energi. Konflik yang telah memasuki pekan keenam ini dilaporkan menewaskan lebih dari 5.000 orang di hampir selusin negara.