"Kepemilikan ini juga dikonfirmasi oleh Kementerian Agama bahwa pesawat jet merupakan fasilitas dari OSO," cetus Zararah.
Sementara itu, Peneliti Trend Asia, Zakki Amali, menyoroti dampak lingkungan dari penggunaan jet pribadi tersebut. Ia memperkirakan emisi karbon dioksida yang dihasilkan mencapai 14 ton CO2 untuk satu perjalanan pulang-pergi, menjadikannya moda transportasi paling polutif.
"Perjalanan udara mahal, mewah, dan beremisi tinggi seharusnya bisa dicegah. Apalagi ada alternatif pesawat komersial atau jalur darat. Pejabat publik harus memberi teladan dalam mengurangi krisis iklim," ujar Zakki.