Gejala gula darah tinggi yang pertama adalah sering haus meskipun sudah minum banyak air. Ketika glukosa menumpuk di dalam darah, ginjal dipaksa untuk bekerja lebih keras dalam menyaring dan menyerap kelebihan glukosa.
Glukosa yang berlebihan tersebut kemudian dibuang melalui urine, sehingga tubuh kehilangan banyak cairan. Rasa haus adalah upaya alami tubuh untuk mengganti cairan yang hilang.
2. Sering buang air kecil
Saat rasa haus menyerang, Anda akan cenderung minum lebih banyak air. Makin banyak cairan yang masuk ke tubuh, makin banyak pula cairan yang terbuang melalui urine, sehingga Anda menjadi sering buang air kecil.
Peningkatan volume cairan tubuh tidak hanya berasal dari air yang diminum, tetapi juga karena glukosa mengikat lebih banyak cairan.
3. Sakit kepala
Jika cairan tubuh yang hilang lebih banyak daripada yang dikonsumsi, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi.
Dehidrasi justru dapat memperparah atau membuat gula darah naik lebih tinggi. Penyebabnya adalah karena tubuh menghasilkan lebih sedikit urine saat dehidrasi, sehingga glukosa yang terbuang dari tubuh juga sedikit.
Dehidrasi yang tidak tertangani akan menimbulkan berbagai keluhan, seperti sakit kepala, pusing, mual, hingga pingsan.
4. Mudah lelah
Mudah lelah merupakan gejala gula darah tinggi yang umum terjadi. Ketika kekurangan insulin, tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai bahan bakar energi. Akibatnya, Anda akan merasa mudah lelah dan mengantuk.