“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam. Bahkan ada titik yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali rusak karena longsor. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumbar. (adpsb/bud)