“Anggarannya sudah tersedia. Setelah proses tender selesai, InsyaAllah pengerjaannya akan segera dimulai,” tegasnya.
Sebelumnya, untuk penanganan dan pemeliharaan rutin Pemprov Sumbar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar sudah melakukan sejumlah penambalan dan perbaikan jembatan di ruas jalan tersebut, tepatnya di kawasan Lubuk Basung.
Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pembangunan tersebut, agar proses pengerjaan bisa berjalan lancar sesuai rencana.
Ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh hingga Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer dan merupakan salah satu jalur strategis di Kabupaten Agam. Jalan tersebut menghubungkan sejumlah kawasan penting, seperti Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto, hingga Banuhampu, sehingga berperan besar dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Mahyeldi menjelaskan, kerusakan jalan di ruas tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Selain usia jalan dan tingginya intensitas kendaraan bertonase besar, kawasan itu juga kerap terdampak bencana alam seperti longsor dan amblas akibat kondisi geografis yang berbukit.