CARAPANDANG.COM, WASHINGTON -- Kepala perbatasan Gedung Putih, Tom Homan, pada Minggu (22/3) mengatakan bahwa agen Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (Immigration and Customs Enforcement/ICE) Amerika Serikat (AS) akan membantu di pos pemeriksaan keamanan bandar udara (bandara) yang sibuk di tengah penutupan (shutdown) Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security/DHS) AS yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Homan mengatakan kepada program "State of the Union" di CNN bahwa agen ICE akan membantu pengamanan di pintu masuk dan keluar untuk meringankan beban kerja Badan Keamanan Transportasi (Transportation Security Administration/TSA), seiring semakin banyak petugas TSA yang mengundurkan diri atau mengambil cuti sakit karena bekerja tanpa menerima gaji.
Bandara-bandara di seluruh negeri mengalami antrean panjang di pemeriksaan keamanan akibat kekurangan staf TSA, dan DHS berulang kali menyalahkan Partai Demokrat atas penutupan tersebut.
"Kekacauan di bandara-bandara Amerika ini adalah akibat langsung dari penutupan DHS oleh Demokrat. Petugas TSA kami kini sudah berpekan-pekan tidak menerima gaji. Banyak yang bahkan tidak mampu membeli bahan bakar untuk pergi bekerja," demikian pernyataan departemen itu pada Minggu di platform media sosial X.