Beranda Daerah Dua Orang Tewas Akibat Banjir di Semarang, Ratusan Keluarga Terdampak

Dua Orang Tewas Akibat Banjir di Semarang, Ratusan Keluarga Terdampak

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengonfirmasi bahwa kedua korban tewas terseret arus banjir.

0
Petugas gabungan pada Senin (16/5/2026), mengevakuasi jenazah korban hanyut imbas banjir Semarang Jumat (15/5/2026) malam. (Tirto.id/Polrestabes Semarang)

Sebanyak 76 warga terpaksa mengungsi di Balai RW 4 Kelurahan Kembangarum.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyatakan bahwa intensitas hujan sangat tinggi di wilayah hulu Ungaran bagian timur serta wilayah lokal Ngaliyan memicu limpasan air yang tidak terbendung di aliran kedua sungai tersebut.

"Meskipun Sungai Plumbon secara teknis berada di bawah kewenangan BBWS, Pemkot Semarang tidak akan tinggal diam dan segera mengambil langkah darurat," kata Agustina.

Pemerintah akan melakukan penambalan tanggul sementara menggunakan ribuan karung pasir serta pemasangan trucuk bambu.

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak.

Hingga Sabtu siang, kondisi banjir mulai berangsur surut dan warga bergotong royong membersihkan material sisa banjir.

BPBD Kota Semarang juga telah mendirikan dapur darurat di Balai RW 04 Kelurahan Kembangarum dan Balai RW 01 Kelurahan Kalibanteng Kulon untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Pemerintah Kota Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan serta memantau informasi peringatan dini dari instansi terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait