CARAPANDANG.COM- Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FASCC mengatakan penyakit jantung dan hipertensi dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga seseorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat kondisi tersebut berisiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa di kemudian hari.
“Risiko akan meningkat secara signifikan apabila anggota keluarga dekat seperti ayah, ibu, atau saudara kandung mengalami penyakit jantung pada usia dini, yaitu sebelum 55 tahun pada pria atau 65 tahun pada wanita,” kata dr. Febtusia yang berpraktik di RS Premier Bintaro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan faktor genetik dapat memengaruhi kadar kolesterol darah, tekanan darah, kecenderungan pembentukan plak lemak di pembuluh darah (aterosklerosis), serta fungsi jantung dan pembuluh darah.
Namun, menurut dia, faktor keturunan bukan satu-satunya penentu karena penerapan gaya hidup sehat dapat menekan risiko penyakit jantung secara signifikan.
Ia menyebut beberapa jenis penyakit jantung yang diketahui memiliki komponen genetik antara lain penyakit jantung koroner akibat penumpukan plak kolesterol, kardiomiopati seperti hipertrofik dan dilatasi, serta gangguan irama jantung atau aritmia yang berkaitan dengan kelainan sistem listrik jantung.