Cerita yang awalnya ditulis melalui serangkaian cuitan di Twitter dan viral hingga puluhan ribu retweet itu kemudian dibukukan dan langsung dicetak ulang hanya dalam 63 jam setelah rilis.
Kepopuleran novel tersebut berlanjut hingga diadaptasi menjadi film “Berhenti di Kamu” pada 2020. Gia kemudian menerbitkan buku keduanya berjudul “Perikardia” pada 2019, yang menyoroti kisah-kisah emosional dan pengalaman selama bertugas di dunia kesehatan.
Aktivitas Gia di media sosial menjadi salah satu ciri khasnya. Melalui akun Instagram dan Twitter, @GiaPratamaMD, ia konsisten membagikan edukasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Kisah Pengalaman dr Gia Pratama Tangani Pasien Rahim Copot
dr Gia menceritakan pengalamannya saat menjadi dokter yang bertugas di IGD di RSUD dr. Slamet, Garut saat menjadi bintang tamu di podcast Raditya Dika.
Sekitar pukul 2 dini hari, ada pasien yang mendatangi IGD rumah sakit tersebut sambil membawa kantong kresek hitam yang setelah dilihat oleh dr Gia ternyata isinya adalah rahim.
“Masya Allah ini mah rahim. Yang punya mana? Bawa ke sini!,” cerita dr Gia.
Ketika pasien kemudian dibawa ke IGD, dr Gia melihat wajah pasien tersebut sudah sangat pucat dengan tekanan darah 70/0. dr Gia lalu memberikan pertolongan awal dengan memasang beberapa selang infus untuk membantu pasiennya agar tetap sadar.