Beranda Tips Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

0
Cara Mengobrol dengan Anak Remaja Tanpa Menggurui

Memasuki usia remaja, anak mulai ingin dihargai sebagai individu yang mampu berpikir dan mengambil keputusan. Karena itu, pendekatan yang terlalu memerintah atau mendikte sering kali memicu penolakan. Kalimat seperti "Pokoknya harus menurut!" memang mungkin membuat anak diam, tetapi belum tentu membuatnya memahami alasan di balik aturan tersebut.

Sebaliknya, orangtua dapat melibatkan anak dalam proses diskusi. Misalnya dengan mengatakan, "Menurutmu, solusi yang paling baik apa?" atau "Bagaimana kalau kita cari jalan keluarnya bersama?" Pendekatan ini tidak menghilangkan peran orangtua sebagai pembimbing, tetapi membuat anak merasa dipercaya. Ketika remaja dilibatkan dalam pengambilan keputusan, mereka cenderung lebih bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah disepakati.

"Ketika orangtua berperan sebagai tempat curahan pendapat, mendengarkan dengan saksama dan menawarkan bimbingan ketika diminta, anak muda belajar untuk menyampaikan ide kepada kita. Mereka membiarkan kita membantunya mempertimbangkan bagaimana berbagai hal mungkin akan terjadi dan untuk mendukung mereka dalam mengambil keputusan. Di sisi lain, ketika kita bereaksi keras, mereka berhenti memberi tahu kita hal-hal yang menurut mereka akan membuat kita tidak nyaman atau marah," kata Ken Ginsburg, MD, MSEd, dokter spesialis anak sekaligus profesor pediatri di Rumah Sakit Anak Philadelphia dikutip dari Parent and Teen.

5. Jadilah teladan dalam berkomunikasi sehari-hari

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait