CARAPANDANG - Platform desain asal Australia, Canva, mengumumkan akuisisi terhadap dua perusahaan teknologi sekaligus, yaitu MangoAI dan Cavalry, dalam langkah ekspansi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan kreatif profesional. Pengumuman ini disampaikan secara resmi melalui laman berita Canva pada Februari 2026.
Kedua akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Canva untuk berevolusi menjadi platform komunikasi visual paling komprehensif di dunia.
MangoAI akan memperkuat kemampuan AI dan pemasaran cerdas, sementara Cavalry akan melengkapi ekosistem desain profesional Canva di bidang animasi 2D atau motion design.
Cavalry merupakan platform animasi 2D asal Inggris yang banyak digunakan oleh desainer profesional dari perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon, Meta, Google, dan Netflix.
Akuisisi ini melengkapi jajaran produk profesional Canva setelah sebelumnya mereka mengakuisisi Affinity pada tahun 2024. Jika Affinity mencakup editing foto, tata letak, dan desain vektor, maka Cavalry akan mengisi posisi yang selama ini hilang yaitu editing gerak atau motion design.
"Kami menciptakan Cavalry untuk memberi para motion designer taman bermain kreatif yang lebih cepat dan lebih fleksibel," ujar Chris Hardcastle, salah satu pendiri Cavalry, dikutip dari LeMagIT.