CARAPANDANG - Lebih dari dua dekade setelah penelitian pertama dimulai, para ilmuwan kembali menemukan kabar soal ikan purba di laut Indonesia. Sebanyak 18 individu Coelacanth (Latimeria menadoensis) berhasil didokumentasikan di perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara.
Temuan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai habitat utama Coelacanth sekaligus membuka jalan bagi pembentukan kawasan konservasi yang berpotensi diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Dikutip oleh GNFI, hasil penelitian tersebut dipresentasikan oleh Prof. Alex Masengi dari Universitas Sam Ratulangi bersama Prof. Augy Syahailatua, Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam simposium Marine Futures Unlocked 2: From Insight to Impact di Jakarta, 23 Juli 2026.
Bukti Baru dari Habitat Laut Dalam
Coelacanth kerap disebut sebagai salah satu “fosil hidup” karena garis keturunannya telah bertahan sekitar 400 juta tahun. Spesies ini pernah diyakini punah bersama dinosaurus hingga akhirnya ditemukan kembali di Afrika Selatan pada 1938. Kini, Indonesia menjadi satu dari sedikit negara yang menjadi rumah bagi spesies tersebut.