Beranda Ekonomi Besok Harga Minyak Diprediksi Meningkat Pesat

Besok Harga Minyak Diprediksi Meningkat Pesat

Pada Jumat (27/2/2026) waktu setempat, harga minyak acuan global, Brent, telah mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 2,87% menjadi US$72,87 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 2,78% ke level US$67,02 per barel, didorong oleh eskalasi ketegangan di Timur Tengah.

0
Ilustrasi

Konflik yang dipicu oleh serangan bersama AS-Israel ini merupakan eskalasi terbaru dari ketegangan yang sudah berlangsung lama.

Serangan dilaporkan menargetkan fasilitas nuklir dan militer di Tehran, Isfahan, dan Shiraz, dan diklaim telah menewaskan sejumlah petinggi militer Iran, meskipun Iran membantahnya.

Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi dimulainya "tindakan tempur besar-besaran" dan mengisyaratkan operasi militer dapat berlangsung selama berminggu-minggu.

Dampak dari lonjakan harga minyak ini diprediksi akan segera terasa di tingkat global.

Selain memicu inflasi dan membebani subsidi energi di negara-negara pengimpor seperti Indonesia, ketidakpastian ini juga berpotensi membuat pasar saham global berfluktuasi tajam dan mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas.

Pemerintah di berbagai negara diminta untuk bersiaga, memperkuat koordinasi pengendalian inflasi, dan menjaga ketahanan pasokan energi domestik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait