Bunyamin berharap, aksi dapur kemanusiaan ini tidak hanya meringankan beban warga Aceh Tamiang, tetapi juga menguatkan semangat gotong royong.
"Kami berharap, aktivitas ini dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan di wilayah terdampak bencana," ucapnya.
Sementara itu, Chef King Abdi mengatakan, keterlibatannya dalam ekspedisi ini merupakan bentuk panggilan kemanusiaan.
Menurutnya, kondisi di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera masih memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
"Di lapangan kami melihat langsung bahwa masyarakat masih membutuhkan bantuan. Karena itu, kami hadir dan memasak langsung agar warga mendapatkan makanan terbaik di masa pemulihan ini," kata King Abdi.
Secara kumulatif, total bantuan yang telah disalurkan Baznas/Bazis DKI Jakarta ke wilayah Sumatera sejak tahap pertama mencapai Rp2.724.822.460.
Rinciannya, penyaluran tahap 1 sebesar Rp69.233.000, tahap 2 berupa bantuan tunai senilai Rp827.441.242 dan bantuan natura sebesar Rp756.188.218, serta tahap 3 sebesar Rp1.071.960.000.
Baznas/Bazis DKI Jakarta juga berkomitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi dalam mewujudkan prinsip utama di setiap penyaluran bantuan kemanusiaan.
Komitmen tersebut menjadi sebuah upaya dalam menjaga amanah para donatur agar bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat optimal dan memastikan kebutuhan dasar para penyintas bencana terpenuhi secara berkelanjutan.