Beranda Umum Bahlil Percepat Proyek Masela

Bahlil Percepat Proyek Masela

tercapainya kesepakatan investasi megaproyek tersebut senilai 20 miliar dolar AS

0
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

"Kami berkeinginan ini bisa cepat supaya jangan diulur-ulur lagi. Ini sudah 27 tahun, masa kita mau tunggu sampai usia saya 60 tahun, baru jadi. Apalagi itu kampung Ibu saya. Jadi, saya pikir bisa tahun ini kita tender EPC," ujar Bahlil dalam pertemuan tersebut.

Untuk mencapai target FEED tersebut, Bahlil menawarkan kepada INPEX supaya produksi Lapangan Abadi, yang mencapai 9 juta ton per tahun (million tonnes per annum/MTPA), apabila belum ada pembeli serius hingga akhir April 2026, agar dibeli Danantara, termasuk untuk memenuhi pasokan program hilirisasi.

"Supaya ada kepastian buyer. Saya menghargai buyer luar negeri, tapi pada saat sekarang, negara Indonesia harus hadir, untuk bersama-sama dengan INPEX dalam rangka memastikan operasi. Jadi, kami (Danantara) saja yang beli," ujar Bahlil.

Menanggapi pernyataan Menteri ESDM itu, Takayuki Ueda menyampaikan komitmennya untuk segera menyelesaikan proyek Abadi Masela.

"Terima kasih banyak, Pak Menteri, untuk kemurahan hati dan komitmennya mendukung proyek ini. Karena ini bukan hanya isu saya pribadi, tapi, segera kami, jajaran INPEX juga memiliki komitmen untuk mempercepat realisasi Abadi, termasuk saya ini sudah 12 tahun mengerjakan Abadi. Bukan hanya Pak Menteri, tetapi kami juga memiliki komitmen yang sama untuk segera mengerjakan Abadi. Dan, setelah berdiskusi dengan Pak Menteri, kami semakin semangat lagi untuk mempercepat penyelesaian proyek Abadi ini," ujar Ueda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait