"Dengan persetujuan AS dan Iran, Pakistan siap serta berbesar hati untuk menjadi tuan rumah bagi memfasilitasi perundingan yang bermakna dan muktamad ke arah penyelesaian komprehensif konflik yang sedang berlaku," tulis Sharif di platform X.
Konflik terbuka ini pecah pada 28 Februari 2026 setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara menyusul kebuntuan negosiasi program nuklir Iran. Hingga kini, dunia menanti apakah proposal 15 poin ini mampu mengakhiri permusuhan yang telah menewaskan lebih dari 1.500 orang di Iran, 16 orang di Israel, dan 13 personel militer AS.