Beranda Internasional Aksi Penembakan Terjadi di Gedung Senat Filipina, Satu Tersangka Diamankan

Aksi Penembakan Terjadi di Gedung Senat Filipina, Satu Tersangka Diamankan

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memastikan bahwa insiden tersebut bukan dipimpin oleh pemerintah.

0
Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr. Menyalami Presiden Prabowo Subianto di KTT ASEAN (Istimewa)

CARAPANDANG - Belasan tembakan terdengar di dalam kompleks Gedung Senat Filipina di Pasay, Metro Manila, pada Rabu (13/5/2026) malam. Insiden ini dipicu oleh upaya penangkapan terhadap Senator Ronald "Bato" Dela Rosa yang merupakan buruan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memastikan bahwa insiden tersebut bukan dipimpin oleh pemerintah. Ia telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan menegaskan tidak ada instruksi untuk menangkap Senator Dela Rosa.

Kekacauan bermula ketika petugas Biro Investigasi Nasional (NBI) tiba di gedung GSIS yang terhubung dengan Senat sekitar pukul 18.00 waktu setempat, setelah menerima permintaan tertulis untuk mengamankan lokasi.

Petugas keamanan Senat (OSAA) yang melihat kehadiran mereka kemudian melakukan konfrontasi.

Seorang petugas OSAA bernama Mao Aplasca melepaskan tembakan peringatan setelah mendapati agen NBI sedang duduk di area jembatan penghubung.

Agen NBI tersebut membalas dengan tembakan peringatannya sendiri, yang diikuti oleh rentetan tembakan tambahan.

Kepolisian Filipina (PNP) memperkirakan setidaknya 30 butir peluru dilepaskan dalam insiden tersebut.

PNP mengonfirmasi telah menangkap seorang pria bernama alias "Mel Oragon" (44 tahun), warga asal Camarines Norte. Tersangka yang merupakan pengemudi yang bekerja di NBI ini ditangkap di lokasi kejadian dengan barang bukti amunisi live M15 dan sebuah majalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait